website analysis Pria Gila Membawa Huddersfield Masuk Premier League
Pin BB

27720111

2BBB352E

Phone/SMS
+85578329880


ID: cs1_asiabetking


ID: cs2_asiabetking

Mobile Site

m.asiabetking.com


Berita Bola Online – Pria Gila Membawa Huddersfield Masuk Premier League – Jika kita menarik waktu ke masa-masa akhir 2015 menjelang awal 2016, pada masa itu Huddersfield tengah berada di dalam kesuraman. Manajer sebelumnya, Chris Powell, tidak sanggup mengangkat penampilan dari The Terriers yang bercokol di papan bawah klasemen Divisi Championship. Merasa tidak ada peningkatan, manajemen Huddersfield pun memecat Powell, dan menggantinya dengan Wagner.

Pada awal kedatangannya, Dean menganggap Wagner ini adalah sosok yang “tak terkenal dan gila”. Tapi, justru “kegilaan” Wagner-lah yang membuatnya dikenal seantero Yorkshire, bahkan sampai dikenal seantero Inggris Raya.

Bermain Judi Menggunakan Uang Asli Online 24Jam Nonstop Dijamin Aman

Mulai menangani Huddersfield pada November 2015, pelatih asal Jerman ini tidak langsung serta merta mengangkat penampilan The Terriers yang kala itu masih terpuruk. Ia sempat tidak cemerlang pada awal kedatangan, dan pada akhirnya hanya sanggup mengantarkan Huddersfield finis di posisi 19 (dari 24) klasemen pada akhir kompetisi Divisi Championship 2015/2016.

Hasil tidak gemilang yang diraih oleh Huddersfield pada musim 2015/2016 memang bukan sepenuhnya salah Wagner. Kondisi kesebelasan saat itu yang memang tidak begitu baik, sisa peninggalan dari manajer sebelumnya membuat ia tidak bisa berbuat banyak dan pada akhirnya hanya sanggup menahan Huddersfield agar tidak terdegredasi ke League One musim selanjutnya.

Memasuki musim 2016/2017, dengan proses penguatan skuat yang pelatih berusia 45 tahun itu lakukan, Huddersfield mulai berbenah.

Agen Judi Sportbook Dan Casino Online 24Jam Nonstop Dengan Minimal Deposit 10Ribu

Kekompakan ini pun membuat para pemain Huddersfield mampu menjalankan taktik yang diterapkan oleh Wagner sebagai bagian dari revolusi yang ia lakukan di tubuh The Terriers. Pernah bekerja sama dengan Klopp ketika melatih skuat Borussia Dortmund II, pendekatan taktik yang ia terapkan hampir mirip dengan apa yang diterapkan oleh Klopp

Pressing ketika kehilangan bola dan juga ketika bola sampai ke area sayap, serta tidak ragu untuk menekan sampai ke daerah pertahanan lawan adalah taktik yang kerap dimainkan oleh Wagner bersama Huddersfield. Ketika menyerang, ia akan menyerang dengan cepat segera setelah bola berhasil didapatkan. Dengan menerapkan formasi dasar 4-2-3-1, ia melakukan sistem pressing dan serangan yang energetik dengan tidak menyediakan ruang bagi lawan untuk berkreasi di lapangan.

Pendaftaran Judi Bola

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *